Kenapa Tulisan Ambulance Terbalik?

Kenapa Tulisan Ambulance Terbalik?

-

Alasan Di Balik Tulisan Terbalik

Pasti sering kita temui saat kita berkendara di jalan, kita melihat kendaraan dengan bunyi sirine keras berlalu lalang. Bunyinya yang khas seakan memecah kemacetan, mewajibkan semua kendaraan untuk meminggirkan laju kendaraannya. Salah satu jenis kendaraan yang harus kita prioritaskan keberadaannya adalah ambulance. Semua wajib memberi jalan saat ambulance lewat karena dikhawatirkan keadaannya darurat. Bisa saja mobil ambulance sedang membawa pasien gawat ataupun sedang dalam proses penjemputan pasien yang membutuhkan penanganan khusus. Maka dibutuhkan ambulance untuk mengangkut pasien. Apapun sebabnya, meminggirkan laju kendaraan saat mobil ambulance lewat adalah bagian dari mematuhi tata tertib berkendara di jalan raya.

Tetapi pernahkah Anda perhatikan bahwa jika dilihat secara langsung, tulisan kata ambulance yang terpampang di bagian depan mobilnya terlihat terbalik. Tulisannya tidak seperti penulisan kata pada umumnya tetapi ECNALUBMA. Kenapa demikian? Dilansir dari berbagai sumber, alasan utama kenapa tulisan ambulance selalu dituliskan terbalik di bagian depan adalah untuk memudahkan pengendara kendaraan di depan agar bisa melihat mobil ambulance di belakang melalui kaca spion.

Dengan cara ini, tulisan ambulance yang tadinya terbalik akan terbaca normal. Kendaraan di jalan raya bisa bersiap meminggirkan laju kendaraannya untuk memberi kesempatan ambulance melaju lebih cepat dan pasien yang berada dalam keadaan gawat darurat bisa segera ditangani di rumah sakit.

Tata Tertib Yang Mendasari

tata tertib berkendara

Ambulance dalam hal ini adalah salah satu jenis kendaraan yang keberadaannya harus diprioritaskan. Ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan pemerintah yaitu Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan jalan raya, di mana pada pasal 134 diatur mengenai pengguna jalan yang memperoleh hak utama. Disebutkan bahwa ada empat jenis pengguna jalan yang harus didahulukan. Yang pertama adalah kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas. Di mana ada kemungkinan bahwa kendaraan pemadam sedang melakukan tugas pemadaman api pada suatu tempat.

Yang kedua adalah ambulance yang mengangkut orang sakit, di mana karena adanya pasien berstatus gawat yang membutuhkan penanganan, ambulance diwajibkan datang secepatnya ke rumah sakit. Yang ketiga adalah kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas dan kendaraan pimpinan lembaga negara serta tamu negara.

Baca Juga  Dampak Memangku Laptop Pada Pria

Jika ada kecelakaan, alangkah eloknya untuk kita memberi kesempatan kepada kendaraan pertolongan untuk segera mengatasi keadaan. Yang keempat adalah iring-iringan pengantar jenazah dan konvoi atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas kepolisian. Pada umumnya kendaraan konvoi melaju dengan kecepatan tinggi, kendaraan yang kecepatannya lebih rendah harus bersedia menepikan lajunya untuk memberi kesempatan.

Seharusnya ketika menilik peraturan perundang-undangan ini, sudah semestinya kita memberi kesempatan kepada ambulance untuk bisa melaju lebih cepat saat di jalan raya. Jangan sampai ada kasus oknum sipil yang sengaja tidak mematuhi tata tertib berkendara dengan menghalangi petugas di jalan raya. Kesadaran kita agar kita selalu waspada dan mematuhi segala peraturan yang berlaku sangat dibutuhkan.

Mematuhi Peraturan Layaknya Warga Negara Yang Baik

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Penulisan kata AMBULANCE yang terbalik yaitu ECNALUBMA memang disengaja. Faktanya adalah bentuk tulisan terbalik akan membuat kendaraan di depan dapat dengan mudah melihat tulisan mobil ambulance dari kaca spion. Jika sudah melihat, pastinya mobil ambulance akan diprioritaskan untuk melaju lebih dulu. Umumnya tulisan ambulance terbalik ini berada di bagian depan mobil ambulance agar mudah terlihat. Walaupun ada juga beberapa mobil ambulance yang juga menuliskan tulisan ambulance terbalik di bagian depan dan juga belakang mobilnya.

Fungsinya kurang lebih sama walaupun penempatannya agak berbeda. Semua dimaksudkan agar tulisan ambulance mudah dibaca ketika ambulance berada dalam keadaan darurat. Lalu nantinya kendaraan lain akan meminggirkan laju kendaraannya dan memberi kesempatan ambulance untuk lewat.

Jangan sampai kita termasuk ke dalam oknum yang menghalangi tugas dari paramedis yang akan membawa pasien untuk mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit. Ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan, sebagai seorang warga negara yang baik, sudah seharusnya kita mematuhi tata tertib berkendara yang ada di masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *