Dampak Memangku Laptop Pada Pria

Dampak Memangku Laptop Pada Pria

-

Memangku Laptop Di Atas Paha Berpengaruh Pada Kesuburan Pria, Benarkah?

Menggunakan laptop dewasa ini bukanlah hal yang terlalu mengejutkan. Kebanyakan orang menggunakan laptop untuk melakukan kegiatan sehari-hari, untuk belajar, hiburan, maupun juga sebagai penunjang dalam pekerjaan. Sebagian dari kita bahkan setiap saat harus menggunakan laptop untuk bekerja. Karena membutuhkan untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain, laptop akan kita bawa serta, seringnya tanpa alas. Jika diletakkan di meja dirasa kurang praktis, terkadang kita akan memangku laptop di atas paha kita. Mungkin terkesan sepele, kita hanya meletakkan laptop di paha selama beberapa jam. Padahal, tanpa kita sadari, memangku laptop langsung tanpa alas, memiliki dampak pada kesuburan terutama pada pria. Benarkah demikian?

Mitos Dan Fakta

Ada beberapa mitos yang berkembang di masyarakat bahwa memangku laptop akan berpengaruh pada kesuburan pria. Jika Anda adalah pria tipe pekerja dengan laptop, inilah saatnya Anda menghentikan kebiasaan ini. Jangan karena alasan pegal maka Anda membenarkan tindakan Anda. Ada beberapa bahaya yang mengancam jika Anda tetap melanjutkan kebiasaan ini.

gangguan kulit

Yang pertama adalah terjadinya gangguan kulit. Laptop biasanya akan panas saat digunakan bekerja dalam waktu yang lama. Dalam sebuah wilayah, ada kasus di mana terdapat seorang anak yang memiliki kondisi kulit berubah warna menjadi cokelat, berbintik-bintik dan disertai rasa yang menyakitkan. Umumnya disebut erythema abigne atau sindrom kulit terpanggang. Sebabnya mungkin sepele, memangku laptop dalam waktu lama.

Beberapa kasus serupa juga pernah dilaporkan, dan jika Anda tidak segera menghentikan kebiasaan ini, Anda bisa saja adalah salah satu korbannya. Yang kedua, kebiasaan memangku laptop ternyata bisa membunuh sperma. Panas dari laptop secara terus menerus ternyata bisa menghangatkan sperma hingga sperma tidak aktif lagi. Jumlah sperma nantinya bisa berkurang drastis.

Kondisi seperti ini juga disebut hipertermia skrotum. Dan berkurangnya jumlah sperma tentu adalah masalah besar dewasa ini, di mana usia produktif berpotensi terancam akan masalah kesuburan. Yang ketiga adalah permasalahan pada punggung, pundak dan juga leher. Karena laptop selalu diletakkan di paha, umumnya tubuh pengguna akan diposisikan membungkuk. Posisi membungkuk inilah yang tanpa disadari akan menimbulkan masalah pada punggung dan leher.

Baca Juga  Kenapa Tulisan Ambulance Terbalik?

Untuk memperbaiki masalah ini, tentunya akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Yang terpenting adalah, biasakanlah untuk selalu menggunakan laptop sebagaimana mestinya. Mulailah menggunakan benda berbidang datar sebagai alas laptop seperti meja kecil ataupun buku tebal sebagai penunjang postur tubuh yang baik. Usahakan posisi laptop sejajar dengan pandangan mata. Dan jika Anda mengalami nyeri pada pundak ketika membawa laptop, ada baiknya Anda mengganti tas Anda. Menggunakan tas selempang akan memberatkan satu sisi pundak Anda. Lebih baik gunakan tas ransel yang bertali lebar dan tebal sehingga tidak akan memberatkan satu sisi pundak.

Kesimpulan Yang Dapat Diambil

Sesuai dengan apa yang sudah dibahas sebelumnya, ditemukan fakta bahwa memangku laptop di atas paha akan berpengaruh pada kesuburan pria. Segera hentikan apabila ini adalah hal yang selalu Anda lakukan. Panas dari laptop akan membuat sperma hangat dan akhirnya tidak aktif. Jumlah sperma akan terus berkurang dan akhirnya akan mengancam kesuburan, terutama pada usia produktif.

Ada pula ancaman kelainan kulit dan juga nyeri yang bisa berlokasi pada punggung, pundak, dan leher. Untuk mengatasi hal ini, ada baiknya Anda mulai menggunakan laptop dengan alas datar, jangan dipangku. Alas bisa berupa meja kecil, buku tebal, koran tebal, ataupun benda datar lainnya. Letakkan laptop sejajar dengan posisi pandangan mata dan jangan gunakan laptop secara terus menerus.

Istirahatlah sesekali untuk mengurangi ketegangan pada otot mata, leher, dan juga punggung. Jika Anda butuh untuk membawa laptop dari satu tempat ke tempat lain, jangan gunakan tas selempang. Walaupun terkesan praktis tapi tas selempang berpotensi menimbulkan cedera pada pundak Anda. Gunakanlah tas ransel bertali lebar dan tebal agar berat laptop bisa terbagi dua. Mari menggunakan laptop dengan aman. Selamat bekerja.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *